Apakah Kita Sudah “Ngaji” dengan Sebenar-Benar “Ngaji” ?

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du

ngaji yang sebenarnya

:: Apakah Kita Sudah “Ngaji” dengan Sebenar-Benar “Ngaji”? ::

Jika seseorang itu katanya sdh “ngaji”, tp
perilakunya tdk berubah mjd lebih baik
(masih suka ghibah, suka merendahkan orang, dsb),
dan atau justru hatinya mjd keras
(tdk mau menerima nasihat, dsb),

Maka…

Perlu dipertanyakan:
“Ngajinya sdh bener apa belum?” Atau “Tempat ngajinya bener apa ndak?”

Karena tujuan kita “ngaji” adl utk memperbaiki diri dan melembutkan hati… Bukan malah sebaliknya.

Wallahua’lam.

Faidah kajian Ust. Abdullah Zein, M.A.

Ma’had Umar Bin Khathab Yogyakarta

Iklan

Ditandai:, , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: