Sifat Istri Yang Dikabarkan Oleh Nabi ﷺ

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,

Di suatu malam, Harun al-Rasyid pernah memegan uang 100.000 dinar (atau sejumlah uang yang banyak).
Kemudian istrinya, Zubaidah, mengatakan, “Berikan uang itu padaku”.
Harun al-Rasyid pun memberikan kepadanya, “Semuanya untukmu”.

Keesokan harinya, terjadilah cek-cok antara keduanya. Kemudian Zubaidah mengatakan, “Aku tidak pernah merasakan sedikit pun kebaikan darimu”.

Harun al-Rasyid pun tertawa. Zubaidah bertanya, “Mengapa engkau tertawa?”

Harun al-Rasyid menjawab,

“Aku teringat hadit Nabi ﷺ: ‘Seandainya engkau berbuat baik kepada salah seorang istri kalian pada suatu waktu (yang lama), kemudian suatu saat ia melihat darimu ada hal yang tidak berkenan di hatinya niscaya ia akan berkata, ‘Aku sama sekali belum pernah melihat kebaikan darimu’. Semalam aku memberikanmu uang yang banyak, pagi ini kau katakan tidak pernah merasakan sama sekali kebaikan dariku.”

# Pelajaran #

1. Laki-laki atau suami yang bijak tidak menghakimi istrinya berdasarkan kelemahan sifat wanita yang ada padanya.

2. Hendaknya para suami menggunakan hadits-hadits berbuat baik kepada istri dan para istri menggunakan hadits-hadits taat kepada suami. Jangan terbalik, sehingga yang ada malah saling menuntut dan mendikte.

3. Kaum muslimin memuliakan wanita.

Wallahu A’lam..

Nurfitri Hadi

Iklan

Ditandai:, , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: