Nasehat Bagus : Belajar Dari Petani Kurma

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,

belajar dari petani kurma

Petani di Timur Tengah menanam biji kurma ke dalam lubang berpasir lalu ditutup dengan batu. mengapa biji itu harus ditutup batu ?
teryata, batu itu akan memaksa pohon kurma berjuang untuk tumbuh ke atas.
justru karena pertumbuhan batang mengalami hambatan, hal tersebut membuat pertumbuhan akar ke dalam tanah menjadi maksimal.setelah akarnya menjadi kuat maksimal, barulah biji kurma itu bertumbuh ke atas,
bahkan bisa menggulingkan batu yang menekan di atasnya.

” ditekan dari atas, supaya bisa mengakar kuat ke bawah.”

bukankah itu prinsip kehidupan yang luar biasa ???
sekarang kita tahu mengapa Allah kerap mengizinkan tekanan hidup datang.
bukan untuk melemahkan dan menghancurkan kita, sebaliknya Allah mengizinkan tekanan hidup itu untuk membuat kita berakar semakin kuat.

tidak sekedar bertahan, tapi ada waktunya benih yang sudah mengakar kuat itu akan menjebol ” batu masalah “ yang selama ini menekannya.
kita pun keluar menjadi pemenang kehidupan.
Allah mendesain kita seperti pohon kurma.
SEBAB ITU JADILAH TANGGUH, KUAT DAN TEGAR MENGHADAPI BERATNYA KEHIDUPAN.
milikilah cara pandang positif bahwa tekanan hidup tidak akan pernah bisa melemah,
justru tekanan hidup akan memunculkan kita menjadi para pemenang kehidupan.

intinya kesabaran di atas Al-Haq dan yakin dengan yang ada pada Allah.
semoga bermanfaat.

مِن رَّوْحِٱللَّهِ إِنَّهُۥ لَا يَا۟يْـَٔسُ مِن رَّوْحِ ٱللَّهِ إِلَّا ٱلْقَوْمُ ٱلْكَٰفِرُونَ

” .. dan janganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah, karena hanya orang-orang kafir yang berputus asa dari rahmat Allah.” (QS.Yusuf : 87)

والله تعالى أعلم بالصواب
بارك الله فيكم

WA SUNNAH

sumber

Iklan

Ditandai:, ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: