Doa Nabi Adam ‘alaihis Salam Untuk Memohon Ampunan & Bertaubat Kepada Alloh Ta’ala

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,

SsAlhamdulillah! Semoga Alloh Subhanahu Wa Ta’ala, Yang Maha Pemberi, memberikan kepada kita hati yang senantiasa berdzikir mengingat-Nya, meyakini sepenuh hati kepada-Nya. Sholawat dan salam semoga selalu terlimpahkan kepada suri teladan kita, rujukan utama akhlak mulia, nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Nabi Adam ‘alaihis salam awalnya berada di dalam surga bersama Siti Hawa. Kemudian, mereka melakukan sebuah kesalahan yang menyebabkan keduanya turun ke dunia. Dari segala indah, segala ada, menjadi segala susah. Dari dekat dengan istri, menjadi jauh. Dari kedudukan yang begitu mulia, menjadi begitu rendah di dunia.

Akan tetapi Alloh Subhanahu Wa Ta’ala kemudian memberikan ilham kepada nabi Adam ‘alaihis salam untuk memanjatkan doa kepada-Nya. Sebuah doa yang bisa mengembalikan segala yang telah hilang itu. Inilah doa taubat nabi Adam ‘alaihis salam kepada Alloh Subhanahu Wa Ta’ala.

Alloh Subhanahu Wa Ta’ala mengabadikan doa tersebut di dalam Al Quran,

 رَبَّنَا ظَلَمْنَآ أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَٱلْخَٰسِرِينَ ..
“Robbanaa zholamna anfusanaa, wa inlam taghfirlanaa watarhamnaa lanakuunannaa minal khoosiriin”,
“Wahai Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, maka niscaya kami termasuk ke dalam orang-orang yang rugi.”
(QS. Al A’raaf [7] : 23)

Saudaraku, nabi Adam ‘alaihis salam, manusia yang memiliki kedudukan teramat mulia, bertaubat kepada Alloh Subhanahu Wa Ta’ala. Dan kunci utama taubat adalah mengakui kepada Alloh Subhanahu Wa Ta’ala. mengenai kesalahan, dosa, maksiat yang kita lakukan. Lihatlah nabi Adam ‘alaihis salam, beliau tidak mencari kambing hitam dengan cara menyalahkan iblis yang telah menipunya. Beliau juga tidak menyalahkan pasangan hidup yang tidak melarangnya dalam melanggar larangan Alloh Subhanahu Wa Ta’ala. Melainkan nabi Adam ‘alaihis salam mengakui kezholiman dirinya sendiri.

Tak hanya itu, nabi Adam ‘alaihis salam pun mengakui bahwa sesungguhnya hidup tanpa ampunan Alloh Subhanahu Wa Ta’ala, hidup tanpa curahan rahmat kasih sayang Alloh Subhanahu Wa Ta’ala, pastilah itu hidup yang rugi. Hanyalah atas rahmat Alloh Subhanahu Wa Ta’ala, hanyalah atas pertolongan Alloh Subhanahu Wa Ta’ala, hidup kita akan beruntung.

Oleh karena itu, mengakui kesalahan diri sendiri, memohon ampunan Alloh Subhanahu Wa Ta’ala, dan memohon curahan kasih sayang Alloh Subhanahu Wa Ta’ala, itulah yang akan menjadi kunci pembuka jalan keberuntungan di dalam hidup kita.

Niscaya Alloh Subhanahu Wa Ta’ala akan menggantikan kehinaan dengan kemuliaan, menggantikan kegelapan dengan cahaya yang terang-benderang, menjadikan sempit menjadi lapang, menjadikan gelisah dengan ketenanga.

Segala jalan keselamatan dan keberuntungan hanyalah datang dari Alloh Subhanahu Wa Ta’ala Dan Alloh Subhanahu Wa Ta’ala memberikan jalan itu kepada orang-orang yang bertaubat serta mengharap ampunan dan rahmat Alloh Subhanahu Wa Ta’ala.

 رَبَّنَا ظَلَمْنَآ أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَٱلْخَٰسِرِينَ ..
“Robbanaa zholamna anfusanaa, wa inlam taghfirlanaa watarhamnaa lanakuunannaa minal khoosiriin”,
“Wahai Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, maka niscaya kami termasuk ke dalam orang-orang yang rugi.”
(QS. Al A’raaf [7] : 23)

 ***************

Ditulis oleh: KH. Abdullah Gymnastiar ( Aa Gym )
Beliau adalah pengasuh pondok pesantren Daarut Tauhiid Bandung – Jakarta.

Editor : Rashid Satari – smstauhiid

Iklan

Ditandai:, ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: