Kultwit Sirah Nabawiyah #5

41. Berangkatlah sekelompok kalangan sahabat yang diberkati, terdiri dari 11 orang laki-laki dan 4 orang wanita menuju Habasyah. Inilah hijrah pertama dalam Islam.

42. Di antara mereka yang menempuh hijrah pertama ini adalah Utsman bin Affan dan istrinya, Ruqayyah. Pemimpin rombongan ini adalah Utsman bin Mazh’un.

43. Dalam sebuah hadits, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda, “Keduanya -Utsman dan Ruqayyah binti Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam – adalah dua orang pertama yang hijrah setelah Nabi Luth dan Ibrahim”.

44. Kemudian turunlah surat An-Najm. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam membacanya dengan lantang di sisi Ka’bah. Saat membaca ayat sajdah, Beliau Shallallahu ‘alaihi wa Sallam pun sujud. Orang-orang musyrikin pun ikut bersujud karena agungnya ayat-ayat (yang beliau baca).

45. Kabar sujudnya orang-orang musyrik ini pun sampai ke Muhajirin di Habasyah. Desas-desus beredar bahwa penduduk Mekah telah memeluk Islam. Lalu sebagian sahabat pun kembali ke Mekah.

46. Hamzah bin Abdul Muthallib beriman setelah sebelumnya Umar bin al-Khattab telah menyatakan keislamannya. Dengan lantaran keduanya, kedudukan Islam menjadi kuat.

47. Tidak ada kabar yang shahih tentang bagaimana Umar bin al-Khattab menerima Islam. Kisah yang terkenal adalah kisah saat Umar memukul saudarinya. Kisah ini diriwayatkan Ibnu Ishaq dengan tanpa sanad.

48. Orang-orang Quraisy mulai menempuh cara lainnya. Mereka mengumpulkan harta, wanita, dan menjanjikan tahta agar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam berhenti dari dakwahnya.

49. Mereka mengutus Utbah bin Rabiah kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam untuk mendiskusikan tipu daya mereka. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam menolak tawaran mereka baik yang global maupun yang rinci.

50. Kafir Quraisy tetap pada pendirian mereka (menghentikan dakwah). Setelah itu mereka meminta Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam mendatangkan mukjizat, seperti melihat malaikat, berjalan di atas air, dll.

@Musa_al3azmi Syaikh Musa al ‘Azmi, Ulama Kuwait, penulis Kitab “Al Lu’lu Al Maknun fis Sirati An Nabiyyi Al Ma-mun”, murid Syaikh Dr. Utsman Al Khamis
Iklan

Ditandai:, ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: